Senin, 25 September 2017

thumbnail

Manfaat Musik Dalam Kehidupan Sehari-hari

MANFAAT MUSIK DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Posted by

Secara umum, manfaat seni musik dalam kehidupan sehari-hari dapat dijelaskan sebagai berikut.
1. Musik bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh
Musik ternyata bersifat terapeutik dan menyembuhkan. Menurut Campbel, musik mampu menghasilkan stimulan yang bersifat ritmis. Stimulan ini kemudian ditangkap oleh pendengaran manusia dan diolah di dalam sistem saraf tubuh serta kelenjar otak yang mereorganisasikan intepretasi bunyi ke dalam ritme internal pendengarnya.
Ritme internal ini memengaruhi metabolisme tubuh manusia sehingga prosesnya berlangsung dengan lebih baik. Metabolisme yang lebih baik akan mengakibatkan tubuh mampu membangun sistem kekebalan yang lebih baik. Dengan sistem kekebalan yang lebih baik, maka tubuh menjadi lebih tangguh terhadap kemungkinan serangan penyakit.
2. Musik dapat meningkatkan intelegensi 
Hal ini dapat terjadi karena rangsangan ritmis mampu meningkatkan fungsi kerja otak manusia. Ritme internal yang dihasilkan musik membuat saraf-saraf otak bekerja, rasa nyaman dan tenang yang distimulasi musik membuat fungsi kerja otak bekerja optimal. Apabil hal ini sering dilakukan, maka fungsi kerja otak manusia akan semakin prima, sehingga kemampuan berpikir menjadi lebih jernih dan tajam, serta bisa mencegah kepikunan (alzheimer).
3. Musik sebagai sarana relaksasi
Musik bisa menimbulkan reaksi psikologis yang dapat mengubah suasana hati dan kondisi emosi, sehingga musik bermanfaat sebagai relaksasi yang dapat menghilangkan stres, mengatasi kecemasan, memperbaiki mood, dan menumbuhkan kesadaran spiritual. Kesadaran akan fitrah kemanusiaan yang tidak bisa lepas dari masalah, kesadaran akan keberadaan kekuatan Yang Maha Sempurna, sehingga timbul kepasrahan untuk berserah kepadaNya.
Penyerahan diri inilah yang bisa mengurangi bahkan menghilangkan beban pikiran dan perasaan yang menekan. Rangsangan ritmis yang dihasilkan musik mampu membuat pikiran rileks, serta menimbulkan perasaan-perasaan positif, tenang, nyaman, dan optimis bahkan bahagia.
4. Musik sebagai alat dan media komunikasi antarmanusia
Musik bermanfaat sebagai alat dan media komunikasi antarmanusia karena musik merupakan bahasa universal yang mampu memadukan perbedaan, menciptakan perdamaian, dan solidaritas kemanusiaan. Sejarah sering kali mencatatkan peran dan manfaat musik sebagai sarana pergaulan dan media komunikasi yang bisa dipahami semua orang, sekalipun tidak memahami bahasa tiap-tiap bangsa. Dalam kehidupan sehari-hari musik sering kali menjadi alat komunikasi dengan orang yang dicintai, mewakili perasaan hati, ungkapan kerinduan bahkan kemarahan.
5. Musik sebagai sarana pengiring tari/dansa
Adanya unsur irama/ritme dalam musik, maka hal tersebut dapat memengaruhi perasaan seseorang untuk melakukan gerakan-gerakan indah dalam tari/dansa. Di Indonesia, musik banyak digunakan untuk mengiringi tarian tradisional. Di dunia Barat, musik juga berfungsi sebagai pengiring tari/dansa. Misalnya, musik waltz digunakan untuk mengiringi tarian waltz, musik disko untuk tarian disko, begitu juga jenis musik yang lainnya, seperti tango, rumba, beguin, cha-cha, R & B, dan lainnya.
6. Musik sebagai sarana upacara keagamaan
Dalam konteks keagamaan, musik dapat digunakan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Musik keagamaan bersifat sakral, dapat mengilhami penganut suatu agama untuk selalu mengingatNya, baik dalam upacara adat, upacara pernikahan, maupun upacara kematian. Biasanya, permainan musik religius ini ditampilkan di tempat-tempat ibadah.
thumbnail

Perkembangan Teknologi Masa Kini

Perkembangan Teknologi Masa Kini

Teknologi merupakan suatu sarana yang digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan mereka. Beberapa teknologi saat ini merupakan perkembangan dari Teknologi jaman dahulu yang sering digunakan dalam sehari-hari. Contohnya saja alat komunikasi, dulunya teknologi komunikasi menggunakan telepon yang merupakan alatkomunikasi yang terdiri dari dua bagian terpisah, yaitu yang satu untuk mendengar, dan yang satu untuk berbicara. Namun telepon telah mengalami perkembangan, dan kini telah berubah menjadi Handphone yang dapat dibawa kemana saja.
Oleh karena itu, perkembangan teknologi yang berubah menjadi teknologi masa kini telah berkembang pesat. Banyak teknologi yang dikembangkan sehingga lebih membantu manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Maka tidak heran, jika banyak ilmuwan atau para ahli terus mengembangkan teknologi teknologi untuk masa depan. Nah, disini ada beberapa teknologi masa kini yang mungkin di masa depan akan tetap digunakan. Selain itu, disini akan saya paparkan apa saja dampak yang dapat berpengaruh dalam perkembangan teknologi masa kini.
TEKNOLOGI MASA KINI YANG MUNGKIN DIGUNAKAN DI MASA DEPAN
1. Personal Computer (PC)
8

Mungkin banyak orang beranggapan PC adalah barang yang sudah tidak dapat diandalkan. Namun hal ini salah, justru PC adalah alat yang paling sangat membantu untuk menyelesaikan pekerjaan anda. Karena PC mempunyai privasi yang aman, selain itu PC mempunyai daya tahan yang lebih lama dari gadget apapun.
2. Wifi
Wifi-Hotspots (1)

Sejak 1997 wifi ditemukan sudah banyak yang mengembangkanteknologi ini. Sehingga sekarang notebook, PC< smartphone, bahkan Televisi sudah dapat terkoneksi dengan adanya Wifi ini. Walaupun sudah banyak smartphone yang sudah menggunakan teknologi LTE, namun anda akan tetap membutuhkan Wifi.
3. Email
email1

Email sejak ditemukan sudah memiliki manfaat yang luar biasa. Sehingga, diprediksikan Email akan tetap bermanfaat dan tetap digunakan di masa depan. Karena dengan email, kita dapat memberi informasi ataupun surat secara cepat kepada orang lain.
DAMPAK POSITIF PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MASA KINI
1. Internet Sebagai Media Penghubung
Tak dapat dipungkiri jika Internet adalah hal yang sangat melekat kepada kita. Karena internet memiliki fungsi yang amat banyak. Dengan internet, kita dapat melakukan komunikasi dengan orang yang berada jauh antara kita, kita dapat bertukar file, email, maupun koneksi.
2. Kemudahan Bertransaksi
Salah satu dampak yang bisa kita rasakan adalah kemudahan transaksi dengan pelanggan kita. Kemudahan pembayaran, kemudahan pengiriman, hingga kemudahan mencari order. Karena kita dapat memanfaatkan internet, atau memanfaatkan SMS Banking yang dapat kita manfaatkan sewaktu-waktu.
3. Kemudahan Mencari Informasi
Dengan adanya teknologi masa kini yang semakin berkembang, kita dapat mencari informasi dengan sangat mudah sekali. Kita dapat mencari informasi lowongan pekerjaan, informasi bencana alam, informasi kurs mata uang, hingga informasi lalu lintas.
DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MASA KINI
1. Akses Pornografi
Inilah hal yang sangat rentan dalam teknologi masa kini. Karena mudahnya dan bebasnya internet, dapat memudahkan anak untuk mencari konten porno yang dapat berakibat buruk kepada ank kita nantinya. Oleh karena itu, dihimbau kepada keluarga taupun orang tua untuk selalu mengawasi anaknya.
2. Penipuan Online
Hal ini juga sangat rentan terjadi di dalam dunia teknologi masa kini. Dengan adanya teknologi yang terus berkembang, penjahat juga memanfaatkannya untuk kepentingan diri sendiri. Mereka mengembangkan teknologi untuk melakukan kejahatan yang dapat berdampak buruk kepada orang lain. Oleh karena itu, kita diharap waspada dengan hal-hal yang seperti ini.
Iklan

Senin, 11 September 2017

thumbnail

Alat Musik Tradisional Provinsi Jawa Tengah

Jawa Tengah adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Ibu kotanya adalah Semarang. Provinsi ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, Samudra Hindia dan Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan, Jawa Timur di sebelah timur, dan Laut Jawa di sebelah utara. Luas wilayahnya 32.548 km², atau sekitar 28,94% dari luas pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah juga meliputi Pulau Nusakambangan di sebelah selatan (dekat dengan perbatasan Jawa Barat), serta Kepulauan Karimun Jawa di Laut Jawa. Alat Musik Tradisional yang ada di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) antara lain: Bonang, Demung, Gambang, Gamelan, Gender, Gong, Kendang, Kentongan, Kenong, Saron, Siter dan Celempung, Slenthem, Suling atau seruling.


Bonang


Bonang
Bonang
Bonang adalah alat musik pukul yang terbuat dari logam-logam seperti kuningan, perunggu, atau besi. Cara memainkannya, bonang dipukul menggunakan pemukul khusus yang terbuat dari kayu yang dilapisi dengan kain atau karet. Ada 2 jenis bonang, pertama adalah bonang barung yang berukuran lebih besar dan bonang penerus yang berukuran lebih kecil.
Demung


Demung
Demung
Demung adalah salah satu instrumen gamelan yang termasuk keluarga balungan. Demung adalah saron yang berukuran besar. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul khusus. Ada 2 jenis demung yang biasanya dimainkan, yaitu demung Slendro dan demung Pelog. Perbedaan keduanya terletak pada ukuran dan bunyi yang dihasilkan.
 Gambang


Gambang
Gambang
Gambang adalah alat musik tradisional Jawa Tengah yang terbuat dari bahan kayu dan difungsikan sebagai pangrengga lagu. Instrumen ini berbentuk rangkaian 20 bilah nada dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tabung khusus. Irama gambang bisa menghasilkan irama do re mi fa so la si do.
Gamelan


Gamelan
Gamelan
Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul / menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda.
 Gender


Gender
Gender
Gender (dibaca:"gendèr", IPA:gəndɛr) adalah alat musik pukul logam (metalofon) yang menjadi bagian dari perangkat gamelan Jawa dan Bali. Alat ini memiliki 10 sampai 14 bilah logam (kuningan) bernada yang digantungkan pada berkas, di atas resonator dari bambu atau seng, dan diketuk dengan pemukul berbetuk bundaran berbilah dari kayu (Bali) atau kayu berlapis kain (Jawa). Nadanya berbeda-beda, tergantung tangga nada yang dipakai. Pada gamelan Jawa yang lengkap terdapat tiga gender: slendro, pelog pathet nem dan lima, dan pelog pathet barang.

Bentuk gender menyerupai gangsa pada gamelan Bali dan slenthem pada gamelan Jawa.

Gong


Gong
Gong
Gong merupakan sebuah alat musik pukul, instrumen (waditra) yang terbuat dari perunggu atau logam lain, berbentuk bundar dan besar seperti kuali. Sebagai waditra berpenclon yang sangat besar, gong mempunyai garis tengah 69 cm s/d 105 cm. Di atas mistranya diberi variasi ular naga yang dibuat dari kayu. Dalam kesenian Betawi instrumen gong juga tergabung dalam Gambang Rancag, mengiringi tari Topeng Gong, dan sebagainya. Dipukul dengan alat pemukul yang empuk bunyinya sangat rendah dan bergelombang suara, digantung dengan mempergunakan tali (digayor). Waditra tersebut berfungsi sebagai tanda akhir kalimat lagu atau sebagai tanda pada bentuk-bentuk gending.
Kendang


Kendang
Kendang
Kendang adalah alat musik pukul yang terbuat dari kayu nangka, kelapa atau cempedak. Kulit kerbau sering digunakan untuk bam (permukaan bagian yang memancarkan ketukan bernada rendah) sedangkan kulit kambing digunakan untuk chang (permukaan luar yang memancarkan ketukan bernada tinggi). Pada tali kulit yang berbentuk "Y" atau tali rotan, yang dapat dikencangkan atau dikendurkan untuk mengubah nada dasar. Semakin kencang tarikan kulitnya, maka semakin tinggi pula suara yang dihasilkannya. Cara memainkannya adlah dengan memukul permukaan kulit dengan telapak tangan.
 Slenthem


Slenthem
Slenthem
Slenthem merupakan salah satu instrumen gamelan yang terdiri dari lembaran lebar logam tipis yang diuntai dengan tali dan direntangkan di atas tabung-tabung dan menghasilkan dengungan rendah atau gema yang mengikuti nada saron, ricik, dan balungan bila ditabuh. Beberapa kalangan menamakannya sebagai gender penembung. Seperti halnya pada instrumen lain dalam satu set gamelan, slenthem tentunya memiliki versi slendro dan versi pelog. Wilahan Slenthem Pelog umumnya memiliki rentang nada C hingga B, sedangkan slenthem slendro memiliki rentang nada C, D, E, G, A, C'.

Cara memainkan - Cara menabuh slenthem sama seperti menabuh balungan, ricik, ataupun saron. Tangan kanan mengayunkan pemukulnya dan tangan kiri melakukan "patet", yaitu menahan getaran yang terjadi pada lembaran logam. Dalam menabuh slenthem lebih dibutuhkan naluri atau perasaan si penabuh untuk menghasilkan gema ataupun bentuk dengungan yang baik. Pada notasi C, D, E, G misalnya, gema yang dihasilkan saat menabuh nada C harus hilang tepat saat nada D ditabuh, dan begitu seterusnya.

Untuk tempo penabuhan, cara yang digunakan sama seperti halnya bila menggunakan balungan, ricik, dan saron. Namun untuk keadaan tertentu misalnya demung imbal, maka slenthem dimainkan untuk mengisi kekosongan antara nada balungan yang ditabuh lambat dengan menabuh dua kali lipat ketukan balungan. Atau bisa juga pada kondisi slenthem harus menabuh setengah kali ada balungan karena balungan sedang ditabuh cepat, misalnya ketika gendhing Gangsaran pada adegan perangan.

Berbagai sumber

About